Rencana Besarku…

Assalamualaikum

Udah lama banget nggak nulis disini. Untuk sekarang, saya sudah menikah dengan seseorang dengan bahagia… itu awalnya.

Semua ini bermula dari si dia yang saya pergok ada sms mesum ke perempuan lain di hpnya. Saya sidang dan akhinya dia minta maaf nggak akan ulangi lagi. Tapi… entah kenapa saya punya feeling. Saya minta tolong temen saya untuk menginvite sosial media suami saya dengan catatan suami saya nggak tahu kalau dia ini temen saya sebelum saya sidang soal sms itu. Suami saya menanggapi, isinya mesum, ngajak seks, foto yang aneh2 dan untungnya temen saya ngasih foto tapi dari google. Saya mau lihat apa dia bakal berhenti ketemuan kalau dia saya sidang soal sms dan ternyata… suami saya tetep mau ketemuan sama temen saya ini malamnya dan ketika saya bekerja. Gimana? Apa ini masih kurang? Saya sudah peringatin dia saya bakal lebih serius lagi kalau masih terulang lagi dan… dia tetep ngelakuin kan?

Pernikahan kami baru sekitar 2 bulan dan kami belum resepsi. Orang tua saya memohon untuk lanjut sampai resepsi. Udah terlanjur tersebar dan biar nggak malu. Hadeeh kalian lebih mentingin rasa malu ketimbang anak mereka sendiri, jahat ya. Dari awal juga salah karna keputusan untuk menikah ini gara2 orang tua saya nggak punya rumah dan mereka nggak bicarain dulu dengan kedua kakak saya jadinya buru-buru gitu. Saya stres dan bingung. Orang tua bilang jangan cerita ke siapapun termasuk kedua kakak saya. Nggak tahan stres, saya cerita ke 2 sahabat saya dan kakak perempuan saya. Kalau saya cerita juga ke kakak laki-laki saya, orang tua dan suami saya bisa habis sama dia.

Selama beberapa minggu itu saya stres berat. Saya ngerasa nggak dihargai, peringatan saya diabaikan. Orang tua saya dengan mudahnya menerima lagi karna itu, biar nggak malu kalau pernikahan ini batal. Kesel banget tahu nggak. Dan saya harus berperan jadi istri yang baik ketika hati saya sendiri masih kacau dan trauma. Hebat ya kalian. Udah minta hati, minta jantung pula. Lebih penting harga diri kalian ya daripada nasib dan perasaan anak kalian sendiri. Jahaaaaat banget.

Sekarang suami saya berubah sih tapi nggak tahu selamanya apa nggak. Dirumah masih ada orang tua saya jadi pasti dia masih takut kalau mau macam-macam lagi. Saya mau ada rencana dengan titik mulai kalau orang tua saya pindah dari rumah karna sebenarnya rumah kami itu sudah atas nama suami saya jadi kami tetep beli ke orang tua saya.

Sekarang aja saya program KB suntik 3 bulan diam-diam tanpa tahu siapapun kecuali kakak perempuan saya dan sahabat saya 1 orang karna saking takutnya dia cuma pura-pura berubah baik dan ngelakuin lagi suatu hari. Oh ya balik lagi. Saya berencana mau pake orang untuk mengetes suami saya lagi dan ini full orang lain dengan bayaran dengan kartu dan pulsa yang sudah saya siapin. Ya Allah lancarkan rencana saya. Maaf kalau nanti untuk efek suntik KB, saya bakal sholat di Qada biar pas alasan mau berhubungan saya sedang haid.

Udah sering saya denger nasihat, “yang sabar ya”. Haduh itu mah nggak mempan.Kalian juga diposisiku juga stres, kesel, pengennya pisah aja. Diomong baik-baik tetep ngelakuin, dasar binatang. Dan sekarang saya sedang berlatih untuk ikhlaskan semua. Ikhlasin? Susah bo apalagi kalian udah diboongin lebih dari sekali. Makanya dimata orang, hubungan kami kelihatan banget ada masalah. Hahahaha maaf saya bukan tipe orang munafik yang pura-pura baik ke orang yang udah berbuat salah.

Ya Allah kenapa begini ya? Saya selalu berdoa jika dia bukan terbaik, makan berikan petunjuk dan jalan keluarnya. Karna itu lancarkan dan mudahkan kan rencana saya ini suatu hari nanti. Lalu masalahnya, saya kalau mau cari perempuan yang bisa begini dimana ya?

Akhir kata, Wassalamualaikum Wr, Wb

Posted on 10 Desember 2017, in diary. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Silahkan komentar disini^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: