Kejuaraan Taekwondo di Gelora Bung Karno

Wah benar-benar pengalaman kejuaraan taekwondo yang seru, konyol, sekaligus memalukan. Kenapa bisa dapat pengalaman taekwondo dapat tiga sekaligus? begini ceritanya. Hari itu aku udah niat buat nonton kejuaraan ini. Maklum ini pertama kalinya buat aku dan kejuaraan ini memang jarang diadakan. Aku bingung ke sana naik mobil angkutan apa aja. Tapi untungnya ada adik kelas ku juga mau ke sana sama teman-temannya jadi aku tidak takut ke sana sendirian. Jumlah yang ikut ke sana yang bersama ku ada tujuh orang termasuk aku. Kami semua ke sana naik taksi. “Naik dengan 2 taksi?” “bukan”. “Kami semua naik taksi dengan…… satu taksi?!”. “Apa satu taksi???O_O”. “Gimana bisa???”. “iya kami pangku-pangkuan satu taksi”. “Hahhh ya ampuuun-_-“. Hahahaha konyol banget kan. Ini terpaksa dilakukan karena kopaja p19 tidak ada dan yang ada hanya taksi itu pun jarang banget. Udah gitu di dalam taksi teman-teman Fatimah, adik kelas ku anak-anaknya rame banget. Untung abang supirnya baik dan sabar menghadapi anak-anak ini. Aku aja tertawa terus saking konyolnya tingkah anak-anak ini^_^. Selama beberapa lama, akhirnya kami sampai di gelora bung karno dengan bayar taksi secara patungan.

Sampai di depan, kami melihat sabam Bima, sabam Kiki, ibu mereka berdua, ayahnya Duwi, salah satu adik kelas ku, dan anak-anak tekon(panggilan taekwondo biar lebih singkat) yang ikut kejuaraan. Anak-anak yang ikut kejuaraan terdiri adik-adik kelas dan teman-teman seangkatan ku. Kami segera masuk ke Hall B lapangan basket. Setelah membeli tiket dan di stempel, kami masuk ke dalam. Di dalam sudah ada beberapa orang tapi tidak terlalu ramai. Kami segera mengambil tempat duduk untuk kami dan kelompok Teakwondo SMA Kemala Bhanyangkari 1, sekolah kami. Sebelum dimulai, teman-teman ku latihan terlebih dahulu dengan meditasi dan menendang target. Jujur saja, aku merasa tegang dan takut pada kejuaraan ini. Bagaimana dengan teman-teman ku yang ikut kejuaraan. Padahal aku hanya menonton bukan peserta kejuaraan. Aku berdoa dan berharap semoga teman-teman ku bisa memberikan terbaik dan yang terpenting semua baik-baik saja. Setelah persiapan panita dengan menunggu cukup lama akhirnya kejuaraan dimulai.

Pertandingan kejuaraan pun di mulai. Ternyata banyak peserta dari SMA lain yang tekniknya hebat-hebat banget. Aku jadi ragu. Bisa tidak ya teman-teman ku menang? But walau tidak menang, yang penting udah ikut berpatisipasi. Aku selalu merekam pertandingan teman-teman di hp ku. Saat mereka tampil, aku malah jadi heboh sendiri sambil teriak-teriak kencang. Sampai-sampai suara ku terdengar keras dan cempreng di hp dan di tertawakan teman-teman ku(*memalukan-_-). Setelah cukup lama, akhirnya pertandingan usai. Dua adik kelas ku berhasil membawa mendali perunggu. Walau cuma perunggu, itu sudah cukup bagus dan usaha mereka berdua patut di hargai. Setelah foto-foto dan pamit pada sabam(guru taekwondo) ku, akhirnya aku pulang bersama tiga orang teman ku.

Nah ini kejadian yang membuat ku bertekad kalau mau nonton kejuaraan taekwondo lebih baik naik mobil pribadi atau taksi daripada naik mobil angkutan alias kopaja. Pas pulang, Aku dan teman-teman ku jalan lewat belakang gelora soalnya kalau lewat depan jalannya jauh. Dari sini kita udah bingung naik mobil apa. Pas udah tanya sana-sini, ternyata kita harus naik mobil kopaja yang ke jurusan Blok M(aku lupa nomor kopajanya). Naik kopaja itu, kita turun di Blok M. Kalau dari sini kita tinggal naik p19 atau 605A buat sampai ke Ampera. Tapi malah salah rute gara-gara teman ku. Ya akhirnya kita naik kopaja yang ke Blok M lagi and cari mobil kopaja ke arah ampera. Akhirnya sih ketemu kopajanya tapi lama banget sampai dua teman ku ketiduran. Setelah beberapa jam, akhirnya sampai juga di Ampera (*wah badan ku udah terasa pegal-pegal). Dari sini kami berpisah. Aku dan satu teman ku naik mobil duluan. Sementara dua lagi beli minum. “Tebak aku sampai rumah jam berapa?”, “jam 5 sore”, “salah”, “jam 6 sore”, “salah juga”. “jadi jam berapa dong?”, “yang benar adalah…. jam 8 malam!”(^o^*sampai di rumah langsung di tanyain sama ayah kenapa pulang jam segini). Itulah cerita ku saat menonton kejuaraan taekwondo di Gelora Bung Karno. Benar-benar pengalaman yang seru deh!(^_^)

Berikut ini foto-foto yang aku ambil saat di kejuaraan, chack this out:

Posted on 20 Desember 2010, in diary, martial art and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Silahkan komentar disini^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: